Jadilah Writerpreneur!


Beberapa tahun terakhir, menjadi writerpreneur adalah ambisi sekaligus keingingan tak sedikit orang. Bukan saja penulis ternama, bahkan kaula muda yang baru menkmati “berkah” teknologi pun ingin menimba “berkah” dunia writerpreneur.

Oke, apapun latar belakang Anda, apalagi Anda adalah seseorang dengan latar belakang pendidikan yang memadai dan memiliki pengetahuan serta ambisi aktualisasi diri yang kuat, menulis secara lepas adalah satu alternatif yang sangat menjanjikan. Ya, menjadi writerpreneur. Maknanya, Anda mesti mampu mengolah kemampuan Anda dan memanfaatkannya untuk meraih keuntungan yang lebih besar dari sekadar mendapatkan royalty dari karya tulis Anda. Anda bisa menciptakan jasa-jasa derivate yang memberikan value yang lebih tinggi bagi konsumen atau jaringan Anda, atau pengguna jasa Anda. Dan hal ini yang akan membedakan seorang penulis biasa dengan seorang writerpreneur.

Terlebih lagi jika Anda berbakat dalam bidang tulis menulis, Anda tidak perlu khawatir karena sekarang ini banyak sekali media massa di mana Anda dapat mencurahkan ide-ide Anda dan mendapatkan penghasilan yang lumayan. Menulis bisa dilakukan di rumah di antara sela-sela kegiatan harian Anda sehingga tidak banyak waktu yang harus Anda korbankan demi usaha ini.

Diantara jurus jitu yang dapat Anda gunakan dalam mengemban sebagai writerpreneur, PERTAMA, JURUS PERSIAPAN. Pada jurus ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, Anda mesti memiliki sarana penunjang, misalnya, laptop, komputer atau serupanya. Dengan sarana semacam itu, Anda menulis akan lebih baik dan praktis. Kalau Anda belum memiliki laptop dan komputer, Anda bisa meminjam ke teman Anda. Atau Anda juga bisa ke rental komputer. Alternatif terakhir, meski terasa membuang tenaga dan waktu, ialah Anda bisa menulis semua tulisan Anda dengan tangan di buku tulis atau kertas kemudian menyerahkannya ke petugas rental agar mengetikkannya untuk Anda.

Kedua, dapatkan ide untuk dijadikan cerpen dan artikel. Proses mencari dan menemukan ide yang bagus untuk Anda tuangkan menjadi sebuah tulisan baik itu cerpen atau artikel bisa sangat panjang, terutama jika Anda seorang pemula dengan jam terbang yang sangat terbatas. Namun, berita baiknya, semakin Anda membuka wawasan dengan membaca, semakin mudah Anda menemukan inspirasi untuk menulis.

Ketiga, usahakan memiliki sambungan internet. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa temukan warnet. Selain buku, internet sekarang ini merupakan jendela dunia. Dalam internet, Anda dapat temukan berbagai macam informasi yang termutakhirkan setiap detik. Di samping itu, banyak korespondensi yang dapat seorang penulis lakukan dengan internet, misalnya saat Anda harus mengirimkan naskah. Mungkin Anda bisa memanfaatkan jasa pos, tetapi penggunaan email akan sangat berguna jika waktu yang Anda miliki sudah sangat terbatas.

Keempat, asah keahlian menulis Anda. Seorang penulis andal pun harus tetap mengasah kemampuannya terus menerus karena menulis ibarat sebuah pisau yang tumpul jika dibiarkan tergeletak tidak digunakan. 

Kelima, alokasikan waktu untuk menulis. Pastikan Anda mempunyai waktu yang cukup untuk menulis setiap harinya. Proses menuangkan ide ke dalam tulisan bisa memakan waktu berjam-jam.

Keenam, ciptakan sebuah ruang kerja yang tenang. Menulis bukan kegiatan publik seperti bercakap-cakap atau diskusi. Menulis layaknya sebuah meditasi intelektual yang membutuhkan konsentrasi penuh. Dan konsentrasi itu hanya dapat diperoleh saat Anda sendirian.

KEDUA, JURUS REALISASI. Pada jurus ini Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, carilah media massa seperti majalah atau tabloid yang menerima kontribusi tulisan dari pembaca. Setelah menemukan, Anda baca media tersebut agar benar-benar meresapi gaya penulisan yang dikehendaki redaksi. Dengan begitu, peluang artikel atau cerpen Anda untuk lolos dan diterbitkan semakin besar. Akan lebih baik jika menulis dengan tema yang Anda sukai atau tema yang telah familiar bagi Anda.

Kedua, menulis cerpen atau artikel yang sesuai dengan tema dan selera pembaca. Ketahui siapa audiens Anda sehingga Anda tidak salah memilih gaya penulisan. Jika Anda berniat menulis artikel bertema dunia anak, otomatis Anda harus menyesuaikan dengan para pembaca.

Ketiga, karena persaingan dan proses penyaringan yang ketat, besar kemungkinan tulisan Anda tidak diterbitkan saat pertama kali Anda menulis, terutama jika Anda pemula. Namun, itu bukan alasan untuk berhenti berusaha dan mengirimkan naskah. Tetaplah menulis dengan terus mengadakan perbaikan-perbaikan. Keempat, berpartisipasilah dalam sebuah perkumpulan menulis.

KETIGA, JURUS MARKETING. Pada jurus ini Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, miliki sebuah blog atau situs pribadi. Akhir-akhir ini banyak penulis yang memasarkan keahlian mereka dengan cara online. Anda dapat memajang semua tulisan terbaik Anda di halaman blog Anda. Dan alangkah baiknya jika Anda jelaskan pula siapa Anda (dalam halaman web yang biasanya berjudul “About Me” atau “Tentang Saya”) dan bagaimana menghubungi Anda jika seseorang membutuhkan penulis.

Kedua, ikut serta dalam kegiatan jejaring sosial. Tentu Anda harus memilih cara berjejaring sosial yang sesuai dengan tujuan Anda, yaitu memasarkan keahlian menulis Anda. Perbanyak jaringan dengan sesama penulis, terutama yang lebih dahulu terjun. Selain dapat bertukar pengalaman, Anda juga mendapatkan ide-ide kritik serta masukan dalam menjalankan usaha ini.

Ketiga, teruslah mengirim karya ke berbagai media yang sesuai target Anda. Lampirkan pula biodata dan bagaimana Anda bisa dihubungi.

KEEMPAT, JURUS MEMAHAMI TANTANGAN. Pada jurus ini Anda perlu memahami beberapa hal, pertama, untuk pemula, keinginan menulis kurang stabil. Kadang sangat menggebu-gebu, kadang tenggelam sama sekali. Di sini Anda mesti mampu menyeimbangkan diri dengan beberapa macam hal. Misalnya, relaksasi, jalan santai, berkunjung ke toko buku, atau bisa juga meminjam buku ke perpustakaan.

Kedua, alokasi waktu khusus untuk menulis sangat sempit. Untuk Anda yang memiliki banyak aktivitas di luar rumah, waktu yang tepat untuk menulis sangat sedikit dan jika ada waktu senggang lebih tergoda untuk melakukan kegiatan yang lebih santai daripada menulis. Nah, pada kondisi demikian, Anda mesti menjadwalkan secara khusus, kapan saja Anda mesti menulis. Misalnya, jam 2 pagi, atau sesuaikan dengan selera Anda.

Ketiga, mungkin Anda tak kenal menyerah dalam mengirim artikel atau cerpen, tetapi Anda terus saja mengirimkan. Tidak ada yang salah dengan semangat yang tinggi, namun akan lebih baik jika semangat tersebut disertai dengan strategi dan taktik yang jitu agar tulisan Anda lolos dan diterbitkan. Sederhana saja, silakan pahami media yang Anda tuju dari berbagai aspeknya. Misalnya, visi-misinya, tren tulisannya hingga karya tulis yang pernah dipublikasikannya.

Saya sendiri sedang mencoba mengamalkan sekaligus menikmati hasil dari apa yang saya bahas dalam tulisan ini. Mudah-mudahan Anda terinspirasi dan tulisan ini bisa membantu sekaligus bermanfaat bagi Anda. Terutama sebagai penyemangat Anda dalam mewujudkan impian Anda menjadi writerpreneur yang sukses dan bermanfaat banyak bagi banyak orang, terutama bagi orang-orang yang Anda cintai (keluarga besar, sahabat) dan para pembaca setia karya Anda. Selamat mencoba!

Law of Attraction



Mungkin anda sudah membaca buku best seller “The Secret” dan anda sudah banyak mempelajari mengenai Law of Attraction atau Hukum Atraksi atau Hukum Tarik Menarik yang merupakan inti dari buku itu.

Hukum atraksi secara sederhana kurang lebih menyatakan bahwa apapun yang kita pikirkan akan tertarik dalam kehidupan kita. Individu masing-masing akan mengalami pengalaman mental dan fisik yang berhubungan dengan pikiran, kata, perasaan dan aksi mereka masing-masing yang dominan, sehingga setiap individu dapat mengontrol realitas yang akan mereka temukan dalam kehidupan dengan pikiran mereka sendiri.

Prinsipnya adalah bahwa pikiran anda baik itu conscious/sadar atau subconscious/bawah sadar, kepercayaan, emosi dan aksi anda akan menarik realita atau pengalaman positif-negatif kedalam kehidupan anda.

Banyak sekali definisi dan cara manifestasi dari Law of Attraction yang dapat ditemukan dari berbagai sumber seperti misalnya :

1. Bahwa pikiran positif akan menarik hal yang positif dan sebaliknya.
2. Bahwa kekuatan atraksi adalah hasil dari kekuatan kreatif dari alam semesta.
3. Bahwa apa yang anda pikirkan, anda akan dapatkan.
4. Bahwa dengan kekuatan atraksilah yang menyebabkan terciptanya semua yang ada di alam semesta.
5. Bahwa anda akan menarik apa saja yang anda pikirkan dan fokuskan.
6. Bahwa bila anda berpikir dan fokus pada kebahagiaan, maka kebahagiaan akan datang dalam hidup anda.
7. Bahwa mengisi pikiran dengan kesusahan, penderitaan akan menarik kejadian itu dalam kehidupan.
8. Bahwa bila anda ingin sukses, jangan sekali-kali ada keraguan akan kegagalan timbul dipikiran anda, karena kegagalanlah yang akan muncul.
9. Bahwa diperlukan bukan saja pikiran, tapi juga hasrat besar akan keinginan itu agar termanifestasi.
10. Bahwa apa yang anda pikirkan telah terjadi dan terima saja kapan datangnya.
11. Bahwa pikiran andalah yang menentukan kehidupan anda.
12. Bahwa pikiran-pikiran yang diinginkan harus selalu diulang, ditambah dengan hasrat, perasaan agar termanifestasi.
13. Bahwa pikiran itu adalah magnit.
14. Bahwa energi menarik energi yang sama.
15. Bahwa Law of Attraction terus terjadi dalam setiap saat kehidupan kita.
16. Dan sebagainya.

Konsep dari Law of Attraction adalah bukan barang baru. Ia telah digunakan oleh banyak orang sukses dalam kehidupan mereka selama ini. Juga banyak buku yang menulis mengenai pengembangan diri, sebenarnya berlandaskan hukum ini. Hanya saja mereka membuat variasi yang begitu bermacam sehingga menjadi best seller dalam masing-masing kategori yang mereka pilih.

Menurut Wikipedia buku pertama paling berpengaruh di jaman modern ini adalah “As a Man Thinketh” oleh James Allen (1864 – 1912), yang dipublikasi pada tahun 1902. Walaupun dibuku ini tidak ada kalimat Law of Attraction, tapi dalam banyak hal ia telah menerangkan prinsip-prinsipnya secara detail dan jelas.

Buku inilah yang menjadi pintu pembuka bagi buku-buku sukses lainnya mengenai Law of Attraction. Salah satunya adalah bukunya William Walker Atkinson (1862 – 1932), yang menggunakan kalimat Law of Attraction, dalam buku berjudul ” Thought Vibration or the Law of Attraction in the Thought World”. Demikian juga buku dan film DVD “The Secret”.

Apakah Law of Attraction benar atau memang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Atau hanya kebohongan belaka? Seperti pertanyaan talk show host Larry King dari CNN, yang menunjuk penderitaan di dunia, bahwa apabila alam semesta dapat memberi kelimpahan hanya dengan hanya berpikir benar, mengapa tetap saja ada kemiskinan, penderitaan dan kematian?

Yang jelas, hukum ini adalah salah satu dari HUKUM ALAM SEMESTA. Hukum yang juga dikenal sebagai Universal Law, banyak dibahas dalam berbagai buku, seminar atau di internet. Universal Law mempunyai banyak sekali hukum, dengan berbagai variasinya dan semua hukum ini mutlak dan tidak dapat berdiri sendiri. Jadi Hukum Atraksi pun dengan sendirinya juga harus tunduk atau mengikuti hukum lainnya di alam semesta.

Ia akan termanifestasi bila hukum-hukum lainnya yang berkaitan dengannya juga dijalankan. Banyak orang yang frustasi dengan buku The Secret dengan Law of Attractionnya, karena memang hukum itu tidak semudah seperti yang diuraikan dalam buku itu. Tapi perlu diketahui bahwa bukan buku itu atau Law of Attraction yang salah, mungkin pengertian kita saja yang belum lengkap untuk memanifestasikan apa yang diinginkan.

Pertama kita, harus memahami dahulu konsep dan fungsi dari Hukum Alam Semesta yang merupakan induk dari Law of Attraction bila kita ingin mengerti dengan benar mengenai hukum atraksi itu sendiri.

Jadi, apa itu Universal Law? Universal adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan universe atau alam semesta. Law adalah hukum. Jadi Universal Law adalah hukum atau aturan yang berlaku di alam semesta.

Apa hubungannya dengan kita? Selain hukum-hukum yang telah kita kenal selama ini, adalah perlu bagi kita untuk mengenal juga hukum alam semesta untuk pengembangan diri kita seutuhnya. Kita yang berada dialam semesta harus mempelajari dan menerapkan hukum ini.

Hukum ini adalah aturan bermain dalam kehidupan, dan aturan ini ada agar kita dapat bermain dengan baik sesuai dengan hukum itu. Dengan bermain baik kita akan mengerti dan memahami makna dari kehidupan dan selanjutnya menjalankan kehidupan dengan lebih baik. Hukum ini dapat diterapkan dengan baik jika kita mau belajar untuk memahaminya.

Kunci Kebahagiaan Adalah Memberi


Jika Anda bertanya-tanya bagaimana caranya bahagia, padahal sudah search di google bagaimana tips-tips meraih kebahagiaan hidup namun tak kunjung Anda dapatkan, maka Anda tepat sekali jika berkunjung ke blog ini.

Adakah di antara pembaca yang mendefinisikan kebahagiaan dengan berlimpahnya kekayaan? Berlimpahnya materi? Ada? Kalau pun ada, maka tak masalah. Karena itulah poinnya. Bahwa arti kebahagiaan bagi setiap orang berbeda. Bisa saja menurut sebagian orang kebahagiaan adalah berkumpul dengan keluarga. Sebagian yang lain mengartikan bahwa kebahagiaan adalah kemakmuran secara materi. Bebas-bebas saja. Setiap orang berhak menentukan batasan kebahagiaannya.

Lantas, sejauh ini, apa arti bahagia dalam hidup Anda?

Jika hidup tidak bahagia, maka apalah artinya kita hidup. Kita hidup ini untuk mencari kebahagiaan, sampai nanti maut mempertemukan kita dengan kebahagiaan yang lebih hakiki. Tapi herannya adalah banyak orang yang tidak bahagia. Mereka mencari solusi bagaimana agar hidup mereka bahagia. Mereka mencari buku-buku motivasi dengan harapan hidup dapat lebih baik dan bahagia. Mereka mendatang seminar-seminar motivasi. Dan upaya-upaya lainnya.

Dunia ini sedang krisis kebahagiaan. Mengapa demikian? Bisa Anda lihat bahwa keseharian kebanyakan manusia menjalani aktivitas kesehariannya dengan pola yang sama. Begitu lagi begitu lagi. Pagi bangun tujuh lalu lanjut ke kamar mandi, sarapan sebentar lalu langung pergi ke kantor. Pulang pukul lima dengan wajah suntuk. Sampai rumah mandi lalu makan malam. Setelah itu pergi ke kamar dan langsung tidur. Seperti itulah siklus hidup orang kantoran. Bisakah bahagia dengan habit seperti itu? Tentu bisa, tapi sepertinya tidak akan maksimal.

Karena menurut Plato, kebahagiaan bisa dicapai ketika seorang manusia mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan yang ia miliki. Bagaimana mungkin seorang pegawai kantoran bisa mengembangkan potensi dan kemampuannya jika setiap hari ia hanya melakukan hal yang sama dengan pola yang sama?

Salah seorang motivator hebat kelas internasional, Tony Robbins pernah berkat bahwa kunci dari kebahagiaan adalah dengan memberi. Kunci dari kesuksesan adalah dengan memberi. The key of success is giving. What you give is what you get. Apa yang kamu beri adalah apa yang kamu terima. Maka semakin banyak kita memberi, semakin banyak kita mendulang. Semakin banyak kita menanam, semakin banyak kita menuai. Begitulah prinsip hidup.

Memberi di sini dalam arti luas. Bisa memberi bantuan berupa tenaga, atau yang lebih jelas adalah bantuan dana. Istilah agamanya mungkin berderma. Menjadi dermawan. Orang yang tak pelit memberi. Begitu sederhananya.

Bagi sebagian besar orang memberi berarti akan mengurangi harta. Namun bagi sebagian kecil lainnya bahwa memberi adalah menambah. Begitu hakikatnya. Anda tahu Warren Buffet? Anda tahu Mark Zuckerberg? Anda tahu Bill Gates? Anda tahu Jack Ma? Semua para pengusaha sukses dan kaya itu adalah penderma sejati. Anda tidak percaya? Silakan saja search betapa pendermanya mereka.

Orang cerdas dan sukses tahu bahwa dengan memberi, itu hakikatnya akan membahagiakan orang lain. Yang artinya kebahagiaan yang orang lain akan kembali pada dirinya. Dan yang terpasti adalah, ia melebarkan sayap usahanya dengan cara menyenangkan hati orang lain. Hal itu terbukti ampuh meningkatkan income.

Jika Anda saat ini sedang galau karena pengeluarkan terus menerus meningkat sedangkan pendapatan tidaklah kunjung bertambah, maka yang perlu Anda lakukan adalah cek dan buka dompet Anda. Berapa banyak uang yang ada. Cek, lihat, dan hitung. Setelah menghitungnya, ambillah minimal 10% nya, lalu buanglah uang 10% itu ke kotak amal, atau berikan kepada seseorang yang sedang membutuhkannya. Percayalah, setelah Anda mengeluarkan uang itu dari dompet Anda, percayalah bahwa uang Anda akan berkurang. Ya, berkurang secara nominal pada waktu itu. Sebelum ia bertambah, bertambah, dan terus bertambah. Semakin sering dan besar Anda menderma, maka Anda akan mendapatkan tambahannya berkali-kali lipat.

Ingat, kunci kebahagiaan adalah memberi. Karena dengan memberi kita pun membahagikan orang lain. Kebahagiaan yang orang lain rasakan akan kita rasakan pula. Bahkan lebih jauh lagi, kita akan mendapatkan apa yang telah keluarkan dengan nilai yang lebih besar. Jika Anda tidak percaya, maka segeralah coba. Pastikan nilai dalam dompet atau rekening Anda bertambah.

Ingat juga, kunci kesuksesan adalah memberi. Orang sukses adalah orang yang berhati lapang. Ia tak akan segan-segan memberikan uang atau sebagian hartanya kepada orang lain. Karena ia yakin, bahwa setiap kebaikan yang ia lakukan sejatinya adalah untuk kebaikan dirinya. Kebaikan yang ditebar tak ubahnya boomerang yang membalik menghampiri kita. Kalaulah boleh membuat istilah, maka istilahnya adalah boomerang kebaikan, boomerang kesuksesan.

Untuk waktu-waktu pertama mungkin Anda akan terasa berat ketika akan memberi, tapi yakinlah untuk meneguhkan hati Anda bahwa apa yang Anda beri adalah apa yang Anda terima. Bagaimana mungkin rezeki akan mendatangi Anda sedangkan Anda sulit sekali mengeluarkan rezeki untuk orang lain? Tidak apa-apa sedikit pada awal masa percobaan, yang penting konsisten, jika udah konsisten sekian waktu dengan nominal tertentu, mak naikkanlah nomimalnya. Buatlah konsisten. Terus-menerus sampai semakin besar dan besar. Awalnya mungkin tidak setiap hari, hanya kadang-kadang. Tapi pastikanlah hal itu menjadi sering. Setelah sering, buat komitmen agar Anda bisa melakukannya selalu, yakni setiap hari. Sehingga tingkatannya adalah; kadang-kadang, sering, selalu. Terapkanlah.

Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa ketika Anda memberi, hakikatnya adalah menerima. Ketika Anda memberi, itu tidak berarti berkurang, malah bertambah. Sehingga akan ada pacuan dan dorongan dalam diri Anda untuk terus memberi dalam nominal yang lebih besar.

Ilmu apa pun mengajarkan kita untuk berderma. Ilmu agama, ilmu sosial, bahkan ilmu kesehatan. Terdapat sebuah penelitian yang mengatakan bahwa seseorang akan lebih bahagia dan sehat ketika ia berbagi dengan orang lain. Itu adalah sebuah bukti bahwa memberi menyehatkan, mengkayakan, dan mensukseskan. Tidak bisa dibantah dan dimungkiri.

Maka mulai saat ini, berhentilah menghembat uang untuk disimpan dalam dompet. Segala hal yang diam itu kurang baik. Air pun jika diam tidak mengalir ia akan bau dan busuk. Sama seperti uang, ia harus berputar, jangan mengendap. Diinvestasikan baik, tapi dibagikan adalah terbaik.

Tak perlu lagi pusing-pusing berpikir secara matematis. Karena ini bukan ranah matematik manusia. Ini ranah matematikanya Tuhan. Jika masih saja belum percaya, maka segeralah coba praktikkan. Maka Anda dengan sendirinya akan merasakan dan mendapatkan apa dan seberapa yang telah Anda keluarkan.

Masih tidak percaya? Segeralah coba! Setelah coba masih belum terasa dampaknya? Maka cobalah lebih besar! Setelah lebih besar Anda hampir kehabisan uang? Maka habiskanlah uang Anda! Dijamin, pasti semuanya akan kembali kepada Anda dengan nominal yang berkali-kali lipat. Anda hanya perlu yakin, percaya, dan mempraktikkannya. Selamat mencoba dan menjadi kaya!


Scroll To Top